Di tengah pergeseran dunia kerja, konsep Human Capital tidak lagi hanya berfokus pada rekrutmen dan administrasi. Kini, perusahaan dituntut untuk membangun “Sustainable Human Capital” atau SDM yang berkelanjutan—sebuah pendekatan strategis yang mengintegrasikan pengembangan karir, kesejahteraan, dan retensi talenta jangka panjang. Menjawab kebutuhan ini, Edu-Flex Innovations menggelar “Pelatihan Sustainable Human Capital” pada 24-25 Agustus 2024 silam. Pelatihan yang diadakan secara offline ini diikuti oleh para mahasiswa dan mahasiswi dari salah satu universitas ternama di Indonesia, mempersiapkan mereka untuk menjadi praktisi HR yang visioner.

Untuk membedah topik krusial ini, Edu-Flex Innovations menghadirkan seorang pakar di bidang Manajemen SDM, yaitu Dr. Adnan Rajak, SE., M.Si.. Kredibilitas Dr. Adnan sangat kokoh, didukung oleh latar belakang pendidikannya yang berfokus penuh pada pengembangan manusia di dalam organisasi. Beliau meraih gelar Doktor (S3) di bidang Manajemen Sumber Daya Manusia.
Baca Juga:
- Mengintegrasikan Keberlanjutan dalam Strategi: Edu-Flex Innovations Gelar Pelatihan ESG untuk PT. JIEP Ecogreen
- Dari Strategi Merek hingga Pemasaran Digital: Pelatihan Marketing Komprehensif untuk Calon Marketer Andal
Keahliannya tercermin jelas dari mata kuliah yang beliau ampu, yang mencakup seluruh spektrum Sustainable Human Capital. Beliau adalah pengajar untuk Human Resource Management (HRM), Strategic HRM, Talent Management, Organizational Development/HRD, serta Perencanaan dan Pengembangan SDM. Lebih dari itu, beliau juga mendalami aspek-aspek krusial dalam kesejahteraan karyawan, seperti yang terlihat dari mata kuliah Manajemen Stres dan Change Management.
Pendekatan Dr. Adnan terhadap SDM yang berkelanjutan tidak hanya teoretis. Disertasi doktoralnya secara spesifik meneliti tentang “Organizational Learning” (Pembelajaran Organisasional) dan “Quality of Work Life” (Kualitas Kehidupan Kerja). Tema-tema ini dilanjutkan dalam berbagai penelitiannya, seperti “The Effect of Spirituality in The Workplace and Quality of Work Life” serta riset yang menghubungkan “Learning Organization” dengan “Innovative Work Behavior”.
Para mahasiswa juga mendapatkan wawasan praktis yang berharga, mengingat Dr. Adnan pernah menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian di Universitas Khairun selama periode 2013-2017. Pengalaman ini memberinya pemahaman langsung mengenai implementasi kebijakan dan pengembangan SDM di lapangan.
Melalui pelatihan dari Edu-Flex Innovations ini, para peserta dibekali pemahaman holistik. Mereka belajar bahwa HR masa depan bukanlah sekadar administrator, melainkan arsitek yang merancang lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan, kesejahteraan, dan pembelajaran berkelanjutan bagi setiap individu di dalam organisasi.





