Mengintegrasikan Kualitas dan Strategi: Kunci Sukses Manajemen Operasional Modern

Manajemen Operasional merupakan jantung dari setiap organisasi, yang memastikan ide dan strategi dapat dieksekusi secara efisien untuk menghasilkan produk atau layanan berkualitas. Memahami bahwa kompetensi di bidang ini sangat krusial bagi para calon pemimpin bisnis, Edu-Flex Innovations menyelenggarakan “Pelatihan Manajemen Operasional” pada 5-6 Juli 2024. Pelatihan yang digelar secara online ini diikuti oleh para mahasiswa dari salah satu universitas terkemuka di Indonesia, yang ingin mendalami bagaimana operasi bisnis modern dikelola secara efektif dan strategis.

Pelatihan ini menghadirkan seorang pakar yang memiliki landasan akademis dan pengalaman praktis yang sangat kuat di bidangnya, yaitu Dr. Lien Herliani Kusumah, SE., MT., CRMP. Beliau merupakan seorang pengajar tetap untuk mata kuliah Manajemen Operasional dan Manajemen Strategi Operasi di tingkat pascasarjana. Latar belakang pendidikannya sangat relevan, dengan fokus mendalam pada Manajemen Kualitas Total (TQM) sejak jenjang Magister hingga Doktoral di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Baca Juga:

Mengupas Manajemen SDM Modern dari Perspektif Global dan Produktivitas

Praktisi Industri Global Ir. A. Sumitro Parikesit Jembatani Teori dan Praktik dalam Sertifikasi Certified Sustainability Analyst untuk Dosen

Pendekatan Dr. Lien Herliani Kusumah dalam pelatihan ini melampaui pembahasan efisiensi produksi semata. Beliau mengintegrasikan keahliannya sebagai seorang

Certified Risk Management Professional (CRMP) untuk menjelaskan bagaimana manajemen operasional yang baik juga berarti membangun sistem yang tangguh terhadap berbagai risiko, mulai dari gangguan rantai pasok hingga kegagalan kualitas. Dengan kerangka berpikir TQM, peserta diajak untuk melihat setiap proses operasional sebagai sebuah siklus perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

Wawasan yang dibagikan diperkaya oleh pengalaman panjang beliau sebagai seorang  Konsultan Manajemen. Beliau telah terlibat dalam berbagai proyek industri yang kompleks, seperti studi kelayakan konservasi energi di pabrik baja, penyusunan peta jalan alur material industri petrokimia, hingga perannya sebagai anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko di BUMN besar seperti

PT Pupuk Kalimantan Timur. Pengalaman ini memungkinkan beliau memberikan contoh-contoh nyata tentang bagaimana keputusan operasional berdampak pada strategi perusahaan di level tertinggi.

Melalui pelatihan dari Edu-Flex Innovations ini, para mahasiswa mendapatkan pemahaman holistik tentang Manajemen Operasional. Mereka tidak hanya belajar tentang “bagaimana melakukan sesuatu dengan benar”, tetapi juga “bagaimana membangun sistem yang benar”–sistem yang efisien, berkualitas tinggi, berketahanan terhadap risiko, dan selaras dengan tata kelola perusahaan yang baik.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Reach us on WhatsApp
1