Mengintegrasikan Keberlanjutan Lingkungan dalam Strategi Bisnis Modern: Edu-Flex Innovations Sukses Gelar Pelatihan Online “Sustainable Marketing”

JAKARTA — Di tengah meningkatnya kesadaran global terhadap isu lingkungan serta perubahan preferensi konsumen yang kian memprioritaskan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), pendekatan pemasaran konvensional yang hanya berfokus pada penjualan produk tidak lagi memadai. Industri kini menuntut integrasi antara strategi pemasaran dan keberlanjutan lingkungan guna membangun reputasi merek yang kuat, kepatuhan regulasi, serta loyalitas pelanggan jangka panjang.

Merespons tantangan dan peluang tersebut, PT Eduflex Innovations (Edu-Flex Innovations) sukses menyelenggarakan pelatihan daring (online) bertajuk “Sustainable Marketing” pada tanggal 25 hingga 26 Januari 2025. Program ini dirancang khusus bagi para profesional lintas industri, manajer pemasaran, pengembang bisnis, hingga praktisi keberlanjutan yang ingin memperkuat kompetensi strategis dalam merancang kampanye dan portofolio produk yang ramah lingkungan serta bernilai ekonomis.

Untuk memberikan materi yang komprehensif—memadukan aspek rekayasa lingkungan, perencanaan wilayah, manajemen risiko, dan strategi bisnis—Edu-Flex Innovations menghadirkan instruktur berkaliber tinggi, Bapak Arisandi Dwiharto. Beliau merupakan pakar lingkungan, praktisi industri pertambangan dan energi, sekaligus akademisi yang memiliki pengalaman luas dalam konsultansi lingkungan, social mapping, serta manajemen keberlanjutan.

Urgensi Sustainable Marketing dalam Trasformasi Industri

Pemasaran Berkelanjutan (Sustainable Marketing) bukan sekadar taktik komunikasi atau pengemasan ulang (rebranding) produk agar terlihat ramah lingkungan (greenwashing). Sebaliknya, Sustainable Marketing adalah pendekatan holistik yang menyelaraskan proses penciptaan nilai, distribusi, dan promosi dengan perlindungan ekosistem serta kesejahteraan sosial.

Bagi para profesional yang menjadi peserta dalam pelatihan ini, pemahaman terhadap Sustainable Marketing menjadi kunci dalam menghadapi pergeseran regulasi dan ekspektasi pasar. Industri saat ini dihadapkan pada ketatnya standar analisis dampak lingkungan (seperti Amdal, UKL/UPL), tuntutan penanganan limbah, hingga kebutuhan integrasi energi terbarukan.

Melalui pelatihan daring selama dua hari ini, Edu-Flex Innovations menyediakan wadah pembelajaran interaktif. Para peserta diajak membedah bagaimana prinsip-prinsip teknis lingkungan dapat ditransformasikan menjadi narasi pemasaran yang otentik, terukur, dan mampu meningkatkan daya saing perusahaan di pasar domestik maupun internasional.

Profil Trainer: Sinergi Kepakaran Teknik Lingkungan, Manajemen Strategis, dan Pengalaman Industri

Kekuatan utama dari pelatihan Sustainable Marketing yang digelar Edu-Flex Innovations terletak pada kepakaran Bapak Arisandi Dwiharto. Beliau membawa kombinasi langka antara latar belakang akademis yang solid, sertifikasi keahlian tingkat tinggi, pengalaman eksekutif di korporasi, serta rekam jejak panjang sebagai fasilitator pelatihan.

  1. Latar Belakang Pendidikan dan Sertifikasi Keahlian

Arisandi Dwiharto memiliki fondasi akademis yang kuat di bidang rekayasa dan perencanaan:

  • Sarjana (S1): Teknik Lingkungan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya (1997–2002).
  • Magister (S2): Urban Design (Perencanaan Kota) dari ITS Surabaya (2003–2005).
  • Doktoral (S3): Kandidat Doktor dalam bidang Strategic Management di Universitas Mercu Buana, Jakarta (2022–sekarang).

Kombinasi ilmu Teknik Lingkungan, Tata Kota, dan Manajemen Strategis ini diperkuat oleh sejumlah sertifikasi kualifikasi nasional berkelas:

  • Ahli Utama Teknik Lingkungan dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional / LPJKN (2022).
  • Ahli Madya Perencana Kota dari LPJKN (2022).
  • Sertifikasi Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) dari Kementerian Perhubungan RI (2018).
  • Certificate of Competence in Health Safety Environment (HSE) for Oil and Gas dari Ditjen Migas, Kementerian ESDM RI (2014).
  1. Pengalaman Manajerial dan Kepemimpinan Bisnis

Sebagai seorang praktisi, Arisandi Dwiharto memegang berbagai posisi strategis di jajaran direksi dan komisaris perusahaan yang bergerak di bidang konsultan lingkungan, energi terbarukan, dan pertambangan:

  • Engineering Manager di PT Bintang Perkasa Mineral Makassar (2022–sekarang).
  • Direktur di PT Energi Bintang Milenial, Jakarta (2020–sekarang).
  • Direktur di PT Sentosa Laju Tambang, Kolaka (2020–sekarang).
  • Komisaris di PT Buana Kineta Santi, Surabaya yang bergerak di bidang pembangkit listrik energi terbarukan (renewable energy power plant) (2018–sekarang).
  • Direktur di PT Global Solusi Prima & CV Solusi Prima (2006–2011), konsultan lingkungan terkemuka di Surabaya.
  1. Rekam Jejak Narasumber dan Pelatihan (Trainer Experience)

Pengalaman beliau sebagai narasumber mencakup berbagai proyek strategis nasional, kerja sama dengan BUMN, kementerian, hingga lembaga internasional:

  • PT Pamapersada Indonesia (ASTRA Group – 2023): Membawakan materi “Social Mapping and Exit Strategy for Coal Mining Concession”.
  • PT Jatim Graha Utama (BUMD Jatim – 2021): Pelatihan penciptaan klaster tanam skala besar dalam penanganan Covid-19.
  • Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo / Ditjen SDA Kemen PUPR (2018): Pelatihan pemanfaatan lumpur Sidoarjo untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
  • Millennium Challenge America Indonesia (2017): Pelatihan Environmental and Social Management System (ESMS) berbasis masyarakat untuk pengurangan stunting.
  • World Bank & UP3D ITS (2009): Pelatihan teknis dan perencanaan sanitasi sehat di 29 Kabupaten di Jawa Timur.
  • Dinas Lingkungan Hidup & Bapedalda: Berpengalaman memberikan bimbingan teknis terkait dokumen UKL/UPL, manajemen sampah industri, serta analisis dampak sosial ekonomi bagi aparatur pemerintah dan pelaku usaha.

Struktur dan Metodologi Pelatihan

Pelatihan daring Sustainable Marketing ini dirancang selama dua hari dengan pembagian modul yang sistematis, memadukan teori manajemen strategis dengan analisis kasus nyata.

Hari Pertama: Integrasi Regulasi Lingkungan dan Green Brand Positioning

Pada hari pertama, Arisandi Dwiharto membuka sesi dengan membedah landasan regulasi dan pengelolaan lingkungan yang berlaku di Indonesia. Beliau menekankan bahwa sebelum sebuah perusahaan mengklaim produknya berkelanjutan, perusahaan harus memastikan kepatuhan terhadap dokumen lingkungan (seperti UKL/UPL dan izin lingkungan) serta pengolahan limbah yang benar.

Peserta diajak untuk memahami cara menyusun Green Brand Positioning yang otentik. Dengan mengacu pada pengalamannya dalam pengelolaan energi terbarukan dan konsultansi lingkungan, Arisandi memberikan kerangka kerja (framework) bagi profesional untuk mengidentifikasi nilai tambah lingkungan dari produk mereka, menghindari praktik greenwashing, dan mengomunikasikannya secara transparan kepada konsumen.

Hari Kedua: Social Mapping, Pemberdayaan Masyarakat, dan Strategi Komersial

Hari kedua berfokus pada dimensi sosial dan eksekusi pemasaran. Mengambil studi kasus dari pelatihan Social Mapping di sektor pertambangan dan proyek Millennium Challenge America, Arisandi menjelaskan pentingnya pendekatan sosial-ekonomi (Environment & Social Expert) dalam mendukung keberlanjutan bisnis.

Sesi ini membekali peserta dengan metodologi community-based marketing dan pemanfaatan laporan keberlanjutan (sustainability report) sebagai alat pemasaran B2B maupun B2C. Pelatihan diakhiri dengan studi kasus interaktif di mana para peserta merancang strategi pemasaran berbasis prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) untuk produk dan jasa di perusahaan mereka masing-masing.

Dampak Positif Bagi Para Profesional Peserta

Penyelenggaraan pelatihan Sustainable Marketing oleh Edu-Flex Innovations ini memberikan nilai tambah konkret bagi para profesional yang hadir, antara lain:

  1. Pemahaman Lintas Disiplin: Mengintegrasikan perspektif teknis lingkungan, hukum, dan strategi pemasaran modern.
  2. Mitigasi Risiko Greenwashing: Mampu menyusun kampanye pemasaran yang berbasis data teknis dan dokumen lingkungan yang valid.
  3. Peningkatan Daya Saing Korporasi: Membantu perusahaan dalam merancang strategi komersial yang sejalan dengan tuntutan investor dan konsumen global terhadap prinsip ESG.

Komitmen Edu-Flex Innovations dalam Pengembangan SDM

Suksesnya pelatihan daring Sustainable Marketing pada 25–26 Januari 2025 ini semakin mempertegas peran PT Eduflex Innovations sebagai penyedia program pelatihan korporat dan profesional yang adaptif terhadap tren global. Edu-Flex Innovations terus berkomitmen untuk menghadirkan narasumber ahli berkaliber nasional dan internasional guna mencetak SDM Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Butuh Bantuan? Silahkan Hubungi Kami